KENDARI, REDAKSISULTRA.COM – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menjalin kerja sama dengan IAI Al-Amanah Jeneponto terkait pengembangan pendidikan pascasarjana. Kesepakatan tersebut berlangsung di akhir Workshop Batch 6 Penulisan Manuskrip Artikel Jurnal Berstandar Sinta 2 di Sahid Azizah Syariah Hotel & Convention Kendari, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi delapan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) di lingkungan Kopertais Wilayah VIII untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah.

Ketua Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri, Mardan, S.KM., M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap kesepakatan yang dibangun dapat ditindaklanjuti melalui program nyata yang mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi Islam.
“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi diwujudkan melalui program konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat penelitian, dan memajukan pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.

Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Dr. Basrin Melamba, S.Pd., M.A., mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan pascasarjana.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi awal kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan, terutama dalam pengembangan pendidikan pascasarjana, peningkatan kompetensi dosen, serta penguatan penelitian dan publikasi ilmiah,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAI Al-Amanah Jeneponto, Dr. Adnan, S.Pd., M.A., menyambut positif kemitraan tersebut. Menurutnya, kerja sama ant perguruan tinggi membuka peluang pengembangan program akademik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap MoU ini menjadi pintu masuk bagi program bersama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. Sinergi ant perguruan tinggi sangat penting untuk memperluas peluang pengembangan akademik dan meningkatkan kontribusi pendidikan tinggi bagi masyarakat,” ujarnya.
Delapan perguruan tinggi yang terlibat diwakili oleh :
1. Dr. Basrin Melamba, S.Pd., M.A. (IAI Rawa Aopa Konawe Selatan);
2. Dr. Hartina, S.Si., M.M. (IAI Yapnas Jeneponto);
3. Dr. Adnan, S.Pd., M.A. (IAI Al-Amanah Jeneponto);
4. Dr. Nurqadriyani, S.Pd., M.Pd. (STAI Yapis Takalar);
5. Ismail, S.E., M.M. (STAI AGH. Sanusi Baco Maros);
6. Dr. Sarni, S.H., M.H. (STAI Wakatobi);
7. Drs. L. Irian, M.Si. (STAI Syarif Muhammad Raha);
8. Dr. Falah Sabirin, S.Si., M.A.Hum. (STIS Al-Syaikh Abdul Wahid).
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi Islam, meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi, dan mendorong pengembangan pendidikan yang berdaya saing di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.
Laporan : Adi Jaya Saputra











