KONAWE SELATAN, RedaksiSultra.Com – Tim Pendamping Keluarga (TPK) bersama Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Andoolo Barat melakukan pemantauan lapangan terhadap distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Camat Andoolo Barat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya memastikan penyaluran MBG berjalan sesuai sasaran serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Di Kecamatan Andoolo Barat, jumlah penerima manfaat MBG untuk sasaran 3B tercatat sebanyak 526 sasaran. Pemantauan dilakukan secara langsung di lapangan untuk melihat proses distribusi sekaligus memastikan penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi sesuai ketentuan program.
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Andoolo Barat, Untung Supriyono,SH, mengatakan keterlibatan Penyuluh KB dan TPK dalam pemantauan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi keluarga dan mencegah masalah gizi pada kelompok rentan.
“Kami bersama TPK terus melakukan pendampingan dan pemantauan di lapangan agar distribusi MBG bagi sasaran 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) benar-benar tepat sasaran. Dengan jumlah penerima sebanyak 526 sasaran, tentu diperlukan koordinasi dan kerja sama semua pihak agar pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ujar Untung Supriyono.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, Penyuluh KB, TPK dan SPPG menjadi hal penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif. Pemantauan di lapangan juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kondisi penerima manfaat.
“Harapan kami, program MBG ini tidak hanya terlaksana dari sisi distribusinya, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Karena itu, pemantauan dan pendampingan akan terus kami lakukan bersama pihak terkait,” tambahnya.
Sementara itu, keterlibatan Camat Andoolo Barat dan SPPG dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program MBG. Koordinasi di lapangan diharapkan dapat memperkuat ketepatan sasaran sekaligus memastikan proses distribusi berjalan tertib.
Penyuluh KB Kecamatan Andoolo Barat juga terus mendorong peran TPK dalam memberikan pendampingan kepada keluarga sasaran. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program pembangunan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pencegahan masalah gizi.
Sementara itu, Camat Andoolo Barat, Muh. Sofyan Mansyah, ST., menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan dan pemantauan program MBG agar penyalurannya berjalan tertib serta tepat sasaran.
“Kami dari pemerintah kecamatan mendukung program MBG ini. Pemantauan bersama Penyuluh KB, TPK dan SPPG penting dilakukan untuk memastikan bantuan makanan bergizi benar-benar diterima oleh sasaran 3B dan memberikan manfaat bagi peningkatan gizi masyarakat,” ujar Muh. Sofyan Mansyah.
Melalui pemantauan bersama ini, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga kualitas pelaksanaan program MBG sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran, khususnya kelompok 3B di Kecamatan Andoolo Barat.
Reporter : Adi Jaya Saputra











