Scroll untuk baca artikel
BKKBNDPPKB KONSELPenyuluh KB

Dorong Sekolah Siaga Kependudukan, Penyuluh KB Tinanggea Bangun Sinergi dengan SMPN 10 Satap Konsel

17
×

Dorong Sekolah Siaga Kependudukan, Penyuluh KB Tinanggea Bangun Sinergi dengan SMPN 10 Satap Konsel

Sebarkan artikel ini

KONSEL-RedaksiSultra.Com – Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya persoalan kependudukan terus dilakukan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Tinanggea.

Kali ini, Penyuluh KB Kecamatan Tinanggea melakukan advokasi bersama pihak SMPN 10 Satap Konawe Selatan dalam rangka mendorong kerja sama melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), Senin (14/9/2026).

<img class="alignnone size-full wp-image-807" src="http://redaksisultra.com/wp-content/uploads/2026/07/ucapan-hari-id-adha.webp" alt="" width="928" height="1150" />
<img class="alignnone size-full wp-image-914" src="http://redaksisultra.com/wp-content/uploads/2026/09/hari-kejaksaan.webp" alt="" width="1200" height="1600" />

Advokasi tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun komitmen antara Penyuluh KB dan pihak sekolah dalam menghadirkan edukasi kependudukan yang lebih dekat dengan kehidupan peserta didik.

Program SSK diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan tambahan di sekolah, tetapi mampu mengintegrasikan wawasan kependudukan ke dalam proses pembelajaran dan berbagai kegiatan sekolah.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Tinanggea, Nani Kusmadi, S.KM, mengatakan kerja sama dengan pihak sekolah merupakan bagian penting dalam memperluas edukasi kependudukan kepada generasi muda.

“Advokasi ini merupakan langkah awal untuk membangun komitmen bersama dengan pihak sekolah. Kami berharap melalui Sekolah Siaga Kependudukan, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memahami persoalan kependudukan dan mampu merencanakan masa depannya dengan lebih baik,” ujar Nani.

Ia menjelaskan, edukasi kependudukan penting diberikan kepada remaja karena mereka merupakan generasi yang akan menentukan kualitas pembangunan di masa mendatang.

Menurutnya, melalui SSK, siswa dapat diberikan pemahaman mengenai kependudukan, kesehatan reproduksi remaja, perencanaan kehidupan berkeluarga, pencegahan perkawinan usia anak, serta pentingnya membangun pola hidup sehat dan bertanggung jawab.

“Harapan kami, sekolah dapat menjadi salah satu lingkungan strategis dalam membentuk generasi yang sadar kependudukan. Dengan pengetahuan yang cukup, anak-anak dapat mengambil keputusan yang lebih baik untuk masa depannya,” tambahnya.

Sekolah Sambut Positif Program SSK

Kepala SMPN 10 Satap Konawe Selatan, Yang diwakili oleh Ni Ketut Murniasih.S.Pd, menyambut positif langkah Penyuluh KB Kecamatan Tinanggea yang melakukan advokasi program SSK di sekolahnya.

Ia menilai kerja sama tersebut memiliki nilai strategis karena dapat memberikan wawasan tambahan kepada siswa mengenai berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan kehidupan remaja.

“Kami sangat menyambut baik program ini. Edukasi tentang kependudukan sangat penting bagi siswa karena berkaitan dengan kehidupan mereka sekarang maupun masa depan. Kami berharap kerja sama dengan Penyuluh KB dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi siswa,” ungkap Murniasih.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, pengetahuan, dan kesiapan dalam menghadapi kehidupan sosial.

Melalui sinergi tersebut, pihak sekolah berharap kehadiran program SSK dapat memperkuat pembinaan siswa sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mencegah berbagai persoalan yang rentan dialami remaja.

Advokasi antara Penyuluh KB Kecamatan Tinanggea dan SMPN 10 Satap Konawe Selatan ini selanjutnya diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komitmen kerja sama atau MoU, sehingga pelaksanaan program Sekolah Siaga Kependudukan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Dengan terbangunnya kolaborasi antara Penyuluh KB dan satuan pendidikan, program SSK diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran kependudukan, sehat, berkarakter, serta memiliki perencanaan kehidupan yang lebih baik.

Reporter : Adi Jaya Saputra