KONAWE SELATAN, RedaksiSultra.com- Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya program Keluarga Berencana (KB) terus dilakukan melalui kegiatan penyuluhan di tingkat desa.
Penyuluhan KB digelar dalam rangkaian kegiatan Posyandu yang berlangsung di Balai Desa Amohalo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, pada Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh KB Kecamatan Konda, Ani, sebagai narasumber. Dalam penyuluhannya, Ani memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga sebagai salah satu upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.
Menurutnya, program KB tidak hanya berkaitan dengan pengaturan jumlah dan jarak kelahiran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.
“Melalui program KB, masyarakat diharapkan dapat merencanakan kehidupan keluarga dengan lebih baik, termasuk dalam menentukan jarak kehamilan dan jumlah anak sesuai dengan kondisi serta kemampuan keluarga,” jelas Ani dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan petugas kesehatan maupun penyuluh KB terkait berbagai pilihan metode kontrasepsi yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasangan.
Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan bersamaan dengan Posyandu tersebut mendapat perhatian dari masyarakat Desa Amohalo. Integrasi kegiatan Posyandu dengan edukasi KB dinilai menjadi langkah strategis karena masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dan keluarga berencana dalam satu kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat. Dengan keluarga yang terencana, sehat, dan memiliki akses terhadap informasi yang tepat, kualitas kehidupan masyarakat di Desa Amohalo diharapkan turut mengalami peningkatan.
Pemerintah desa bersama petugas kesehatan dan penyuluh KB juga diharapkan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan, sehingga program KB dapat dipahami bukan semata sebagai pengendalian kelahiran, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
Reporter : Adi Jaya Saputra









