KONAWE SELATAN, REDAKSISULTRA.COM – Upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai kependudukan dan kesehatan terus dilakukan melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Salah satunya melalui kegiatan pembinaan SSK yang dilaksanakan di SMPN 8 Konawe Selatan, Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh KB Kecamatan Ranomeeto bersama Pokja Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Tenggara, yang diwakili Wahyuning Sri H., S.Psi., serta melibatkan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo.
Pembinaan SSK ini menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi kepada peserta didik tentang kependudukan, kesehatan, perencanaan kehidupan, serta pentingnya membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Kepala SMPN 8 Konawe Selatan, Said, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program SSK memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pembinaan SSK ini. Edukasi seperti ini sangat penting bagi siswa agar mereka memiliki pemahaman yang baik tentang kependudukan, kesehatan dan bagaimana mempersiapkan masa depan mereka,” ujar Said.
Menurutnya, sekolah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan edukatif yang dapat membentuk karakter dan meningkatkan wawasan peserta didik.
Sementara itu, Penyuluh KB Kecamatan Ranomeeto, Paskaria Bita B., S.Si., mengatakan bahwa pembinaan SSK merupakan langkah strategis untuk mengenalkan isu kependudukan kepada generasi muda sejak usia sekolah.
“Kami berharap melalui pembinaan SSK ini, para siswa dapat memahami pentingnya kependudukan, kesehatan, perencanaan kehidupan dan kesiapan menjadi generasi yang berkualitas di masa mendatang,” ungkap Paskaria.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi dalam memberikan edukasi yang komprehensif kepada pelajar.
Kehadiran Pokja Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN Sultra dan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo juga diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan program SSK di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMPN 8 Konawe Selatan diharapkan dapat terus menjadi salah satu lingkungan pendidikan yang berperan dalam membangun kesadaran siswa terhadap persoalan kependudukan dan kesehatan.
Reporter : Adi Jaya Saputra









