Scroll untuk baca artikel
DPPKB KONSELKonawe Selatan

Rakor Pencegahan NAPZA di Kecamatan Landono, Balai Penyuluh KB Dorong Generasi Muda Aktif Berolahraga

4
×

Rakor Pencegahan NAPZA di Kecamatan Landono, Balai Penyuluh KB Dorong Generasi Muda Aktif Berolahraga

Sebarkan artikel ini

KONAWE SELATAN, REDAKSISULTRA.COM – upaya mencegah penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di kalangan generasi muda terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan. Rabu, 29 Juli 2026.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi (Rakor) terkait pencegahan NAPZA yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Landono. Kegiatan tersebut menjadi ruang koordinasi berbagai pihak dalam menyusun langkah edukatif dan preventif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan NAPZA.

<img class="alignnone size-full wp-image-807" src="http://redaksisultra.com/wp-content/uploads/2026/07/ucapan-hari-id-adha.webp" alt="" width="928" height="1150" />

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Landono, I Wayan Sunirta, S.Kep, turut memberikan materi mengenai pentingnya membangun lingkungan yang sehat dan produktif sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA.

I Wayan Sunirta menekankan bahwa pencegahan NAPZA tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi perlu dibarengi dengan kegiatan positif yang mampu mengarahkan energi generasi muda ke hal-hal yang bermanfaat.

“Generasi muda perlu memiliki ruang untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya melalui kegiatan yang positif. Salah satunya adalah aktivitas olahraga. Dengan olahraga, remaja dapat membangun pola hidup sehat, kedisiplinan, kebersamaan, sekaligus menjauhkan diri dari lingkungan dan perilaku yang berisiko,” ujar I Wayan Sunirta.

Menurutnya, olahraga juga dapat menjadi sarana membangun karakter dan memperkuat interaksi sosial di kalangan remaja. Karena itu, ia mendorong agar kegiatan olahraga dapat terus dikembangkan di lingkungan sekolah, desa maupun komunitas kepemudaan.

Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

Selain aktivitas olahraga, I Wayan Sunirta juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA.

Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak perlu dibangun agar remaja memiliki tempat untuk bercerita ketika menghadapi persoalan maupun tekanan dalam pergaulan.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua perlu hadir, mendengarkan dan memberikan pendampingan kepada anak. Ketika keluarga kuat dan lingkungan mendukung, remaja akan lebih memiliki kemampuan untuk menolak ajakan yang dapat merusak masa depannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah kecamatan, penyuluh KB, sekolah, keluarga, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi generasi muda.

Rakor tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam melakukan pencegahan NAPZA secara berkelanjutan. Tidak hanya melalui pendekatan hukum, tetapi juga melalui edukasi, pembinaan keluarga, kegiatan olahraga, pengembangan kreativitas dan berbagai aktivitas positif lainnya.

Balai Penyuluh KB Kecamatan Landono berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam upaya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, produktif, dan memiliki perencanaan masa depan yang baik.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, pencegahan penyalahgunaan NAPZA di Kecamatan Landono diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara positif.

Reporter : Adi Jaya Saputra