Scroll untuk baca artikel
Kendari

Silaturahmi Survivor Akreditasi LASKESI Dikemas dalam Workshop Peningkatan Mutu Internal Fasyankes

3
×

Silaturahmi Survivor Akreditasi LASKESI Dikemas dalam Workshop Peningkatan Mutu Internal Fasyankes

Sebarkan artikel ini

Kendari.Redaksi Sultra Com-Lembaga Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia (LASKESI) Wilayah Sulawesi Tenggara menggelar Workshop Peningkatan Mutu Internal Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang dirangkaikan dengan silaturahmi para survivor akreditasi FKTP, Sabtu (1/8/2026), di Hotel Fortune Kendari.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (online dan tatap muka) diikuti sekitar kurang lebih 100 peserta yang terdiri atas perwakilan 43 klinik se kota kendari dan Kab/kota lainnya beserta para survior LASKESI.

<img class="alignnone size-full wp-image-807" src="http://redaksisultra.com/wp-content/uploads/2026/07/ucapan-hari-id-adha.webp" alt="" width="928" height="1150" />

Mengusung semangat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengelola fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengimplementasikan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Ketua Laskesi Wilayah SULTRA, Dr.drg.Hj.Dian Hayati,.M.Kes.Fisqua, menjelaskan, konsep kegiatan sengaja dirancang berbeda dari sekadar ajang reuni atau temu kangen.

“Daripada hanya berkumpul dan bersilaturahmi tanpa memberikan nilai tambah, kami memilih mengisinya dengan workshop. Selain menjadi ajang mempererat hubungan antar-survivor akreditasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyegarkan kembali pengetahuan mengenai peningkatan mutu di fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan pemahaman kepada klinik tentang pentingnya budaya mutu yang berkesinambungan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan workshop, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari registrasi, pembukaan, sambutan, penyampaian materi oleh para survivor LASKESI, sesi diskusi interaktif, evaluasi kegiatan hingga penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dengan partisipasi aktif dari peserta, baik yang hadir langsung maupun secara daring.

Melalui kegiatan ini sebagaimana di sampaikan ketua panitia workshop, Mardan, SKM.,M.Si, dalam laporannya, dimana peserta diharapkan semakin memahami konsep peningkatan mutu pelayanan kesehatan, mampu mengimplementasikan budaya keselamatan pasien, serta menyusun langkah tindak lanjut di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain peningkatan kapasitas, workshop ini juga menjadi wadah mempererat kemitraan antara LASKESI dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut turut memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarklinik dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menariknya, seluruh kegiatan diselenggarakan tanpa dipungut biaya dan di ikuti secara antusias dan aktif mulai dari awal kegiatan sampai akhir oleh peserta dimana kegiatan tersebut di kemas lebih humanis, dan kekeluargaan. hal ini di sampaikan, Korwil Laskesi Sultra, sebagai bentuk komitmen LASKESI dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan hasil diskusi survior laskesi di sesi akhir kegiatan. Disarankan ubtuk kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan pada tahun depan dalam format Batch II dengan cakupan yang lebih luas. Rencananya, LASKESI akan mengundang seluruh puskesmas di Sulawesi Tenggara serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota guna memperbarui pemahaman mengenai regulasi, kebijakan Integrasi Layanan Primer, transformasi layanan kesehatan, serta implementasi peningkatan mutu di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).