KONAWE SELATAN, REDAKSISULTRA.COM- Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Ranomeeto terus memperkuat edukasi kependudukan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di SMP Negeri 8 Konawe Selatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada kamis, 30 Juli 2026 di Aula SMP Negeri 8 Konawe Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai isu kependudukan sekaligus membangun kesadaran remaja tentang pentingnya mempersiapkan masa depan sejak usia sekolah.
Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan salah satu wadah edukasi yang mengintegrasikan pengetahuan kependudukan ke dalam lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami persoalan kependudukan, tetapi juga mampu melihat keterkaitannya dengan kehidupan sosial, kesehatan, pendidikan, keluarga, serta pembangunan daerah.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan penguatan wawasan mengenai pentingnya perencanaan kehidupan, pembentukan karakter, kesehatan reproduksi remaja, serta kesiapan menghadapi masa depan.
Penyuluh KB Ahli Madya Kecamatan Ranomeeto, Paskaria Bita B, S.Si, mengatakan edukasi kependudukan kepada remaja merupakan investasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
“Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) menjadi ruang yang sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada remaja tentang kependudukan dan kehidupan mereka ke depan. Kami ingin para siswa memiliki pengetahuan yang cukup sehingga mampu merencanakan masa depan dengan baik dan mengambil keputusan yang tepat,” ujar Paskaria.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan pola pikir. Karena itu, pendampingan serta pemberian informasi yang tepat diperlukan agar siswa memiliki bekal dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sosial.
Paskaria juga menekankan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan bersama antara penyuluh KB, pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan para siswa.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi saja. Yang paling penting adalah bagaimana pengetahuan tersebut dapat dipahami dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara sekolah dan penyuluh KB perlu terus diperkuat,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan Sekolah Siaga Kependudukan di lingkungan sekolah diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya kualitas pendidikan, kesehatan, karakter, serta perencanaan kehidupan berkeluarga.
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh KB Kecamatan Ranomeeto berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi dan pendampingan kepada generasi muda. Upaya itu diharapkan dapat melahirkan remaja yang memiliki wawasan kependudukan, berkarakter, sehat, berprestasi, serta mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Kegiatan di SMP Negeri 8 Konawe Selatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan strategis dalam membangun kesadaran kependudukan sejak dini.
Reporter : Adi Jaya Saputra









