Konawe Selatan

Jembatan Rawa Aopa Rusak Parah, Bahu Jalan Amblas dan Membahayakan Pengguna Jalan

3
×

Jembatan Rawa Aopa Rusak Parah, Bahu Jalan Amblas dan Membahayakan Pengguna Jalan

Sebarkan artikel ini

RedaksiSultra.Com-KonaweSelatan. kamis. 26 Maret 2026. Kondisi Jembatan Rawa Aopa di Jalan Poros Motaha–Lambuya, Desa Pewutaa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, saat ini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan membahayakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat bahu jalan di sisi jembatan mengalami amblas cukup parah hingga membentuk lubang besar. Kondisi ini membuat akses kendaraan menjadi sangat sempit dan berisiko, terutama bagi kendaraan roda empat yang melintas.

Redaksi Sultra .com

Bahkan, telah terjadi insiden di mana sebuah kendaraan terperosok saat melintas di lokasi tersebut akibat kondisi jalan yang tidak layak.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat, mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama yang digunakan setiap hari. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih fatal.

Ini sudah sangat membahayakan. Jalan masuk jembatan hampir terputus di bagian samping. Kalau tidak segera diperbaiki, sangat berisiko bagi pengguna jalan,” ujar ROULUS perwakilan Aliansi Rakyat Desa Pewutaa.

Ironisnya, jembatan tersebut diketahui belum lama diperbaiki, namun kini kembali mengalami kerusakan yang cukup serius. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan dari pihak terkait.

Sebagai bentuk kepedulian, Aliansi Rakyat Desa Pewutaa bersama masyarakat berencana melakukan aksi solidaritas untuk mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.

Adapun tuntutan yang disampaikan:

1.Perbaikan segera Jembatan Rawa Aopa

2.Penanganan darurat untuk mencegah kecelakaan lanjutan

3.Tanggung jawab pemerintah atas kondisi yang terjadi

4.Evaluasi terhadap proyek sebelumnya

Aliansi menegaskan bahwa aksi ini dilakukan secara damai dan bertujuan untuk mendorong keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Laporan: Tim Redaksi